Kamu adalah malaikat.
Malaikat yang turun ke bumi dengan segala kesederhanaannya.
Kamu merengkuhku dari keterpurukanku,
kamu mengulurkan tanganmu tanpa berkata apa-apa.
Tapi dibalik bisumu, aku tahu, kamu hadir untuk menyelamatkanku.
Aku yakin, kamu punya sayap kecil yang tersembunyi dibalik punggungmu.
Karena aku yakin suatu saat aku akan terbang bersamamu.
Entah sekarang, besok, atau berapa tahun lagi.
Aku tahu kamu lelah.
Aku tahu kamu ingin kembali ke langitmu yang luas.
Aku belum siap ikut bersamamu.
Aku harus menyelesaikan hariku terlebih dahulu di bumi.
Entah, kapan.
Tapi, walau kamu bukan untukku saat ini,
aku yakin bahwa sayapmu yang tak terlihat akan selalu
merengkuhku.
Karena kamu malaikatku, yang kini bukan milikku.
*Sept, 10th 2k6.
23:33*
:: NdiY ::
ahhh…
makasih Nduy..elo emang ngertiin gw banged..
*blink blink blink*
hwhwhwahahahahahhhh…
Hueks,, ngarep aja lo, Dat.
Um, buat lo, kayanya gwe dedicated lagu Ough..-nya Ada Band aja niih :
“Tak kan pernah hati ini untukmu..
Tak kan pernah ku berpaling padamu..”
Eh, never say never ya? ntar gwe kualat lagi, wakakak..
*Please God, dont let it be.*
huhuuuwww….
srooottttt…huhuuuwww….=’((